Seputar mendidik anak (Hati Anak di lidah orang tua)

Hati Anak ada di LIDAH ORANG TUA

Bismillahir rahmaanir rahiim...
Orang tua pasti selalu menginginkan yang terbaik baik anaknya. Orang Tua selalu punya maksud baik kepada anaknya.
Tetapi, dewasa ini ada masalah, seolah-olah sang anak tak suka, tak mau mendengar nasihat orangtuanya.. Benarkah hal itu???

Kita coba membedahnya...
Kemungkinan pertama, bisa saja memang anaknya yang badung, tidak suka dinasehati oleh orang tuanya. Pada kasus anak yang badung ini, memang anaknya tidak suka dinasehati, bukan seolah-olah tidak suka dinasehati.

Kemungkinan selanjutnya, dan ini banyak contoh kasus di lapangan adalah adanya perkataan orang tua yang merusak hati dan perasaan anaknya. Contohnya saja merendahkan anaknya.
Abi dan Ummi, dalam mendidik anak diperlukan kesabaran dan seni yang indah. Dalam mendidik anak pun hendaknya gunakanlah kata-kata yang Ma'ruf. In Syaa Allah anak mau mendengarkan kata-kata Abi dan Ummi. Abi dan Ummi bukankah Allah Ta'ala sudah mengajarkan cara mendidik anak dalam Al-Qur'an??? Yuk kita sama - sama buka Surah An-Nahl ayat 125.


ٱدۡعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ ٱلۡحَسَنَةِۖ وَجَٰدِلۡهُم بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ  ١٢٥
125.  Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Yuk kita lihat ayat ini...
Ayat diatas akan kita temui di tafsir ayat-ayat tarbawi berkenaan dengan cara mendidik anak. Dari ayat diatas kita bisa belajar untuk mendidik anak dengan mengajarkan hikmah dari setiap keadaan atau peristiwa yang terjadi. Contoh sederhana : Ketika anak tidak mau sekolah, Abi dan Ummi bisa mendidiknya supaya mau sekolah dengan mengajaknya jalan-jalan dan mengambil contoh perilaku preman. Abi dan Ummi bisa mencoba bertanya pada anak, kenapa preman itu kasar bahkan tidak sopan, tidak tau mana yang benar dan salah?? ketika anak sudah mulai ingin tahu, berilah hikmahnya disitu, seraya berkata seperti ini "preman itu kasar, gak sopan, gak tau yg salah dan yang benar karena tidak sekolah dan tidak belajar."  

Selain hikmah, anak itu juga sekaligus mendapatkan pelajaran yang baik.. In syaa Allah anak mau bersekolah lagi.

Tetapi, apabila anak masih  juga membantah, bantahlah dengan baik, tidak perlu emosi, berikan pengertian yang baik dan fahami pola fikir anak.

Yang paling penting dalam mendidik anak adalah bahasa yang digunakan dan cara menyampaikan. Juga perhatikan untuk tidak merendahkan anak. Mengeluarkan kata-kata yang mengandung stimulus negatif , karena bisa merusak perasaan Anak.

Supaya menambah khasanah keilmuannya, yuk buka nih halaman berikut ini :
1. Hati Anak Di Lidah Orang Tua by Iwan Januar di:
 https://www.iwanjanuar.com/hati-anak-di-lidah-orang-tua/
2. Mengendalikan Lidah (Berbagai Dalil) di :
https://almanhaj.or.id/2749-mengendalikan-lidah.html

Sekian Abi dan Ummi, Mudah"an bermanfaat..
Fastabiqul Khoirot..


ANAK PENDIAM, TERTUTUP, INI PENYEBABNYA

Kenapa Anak cenderung pendiam dan tidak terbuka pada Orang Tuanya ???

Hal ini seringkali terjadi, dan banyak orang tua yang mengalaminya. Sebenarnya apa yang terjadi ???

Pertama, kenapa anak menjadi tertutup bahkan kepada Orang Tuanya sendiri dikarenakan Anak tidak menemukan kenyamanan untuk mengungkapkan semua keluh dihatinya. Ketidaknyamanan ini bisa berawal dari respon Orang Tua terhadap apa yang anak ungkapkan, sehingga timbul semacam traumatik pada anak.
Kedua, Orang Tua kurang memberikan kenyamanan pada Anak. Respon yang kurang baik, judgement, justifikasi pada anak dapat menimbulkan hilangnya empati anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua sebaiknya bisa memberikan dan menjaga kenyamanan anak.
Satu hal yang selalu saya pegang adalah "Hati Anak Di Lidah Orang Tua"..
Kalimat tersebut bermakna dalam tentunya. Mengapa demikian karena tak jarang  kata-kata orang tua lah yang membuat anak-anak apatis dan tidak mau lagi mendengarkan nasihat orang tua. terutama anak ZAMAN NOW....

RADIKAL ITU APA SIH ???

APA ARTI RADIKAL SESUNGGUHNYA ???

Radikal, berasal dari bahasa latin Radix yang artinya adalah akar. Maka jika diartikan, Radikal mempunyai pengertian mengakar, sampai ke akarnya. Seringkali kita mendengar kata-kata "pemikiran radikal". Apa sih yang dimaksud dengan pemikiran radikal??

Mengacu pada pengertian radikal diatas, pemikiran radikal berarti pemikiran yang mendalam, sampai ke akarnya. Kondisi yang ada saat ini kata Radikal dikonotasikan dengan negatif, sehingga kita dibuat takut ketika mendengar kata radikal. Bagi saya yang seorang mahasiswa, berfikir radikal itu perlu, terutama ketika belajar filsafat.

Saya merasa sangat aneh dengan kondisi sekarang dimana pengertian radikal berkonotasi negatif. Jika kita mau belajar, pasti kita akan menemukan kebeneran.

WANITA SHOLIHAH itu TIDAK PACARAN

Pacaran itu main-main, tiap romantisnya itu bawa dosa.
Nikah itu serius, tiap romantis menambah cinta dan pahala.

Jadi, udah jelas kan?
Perempuan bijak pasti gak mau dibuat mainan.
Perempuan shalihah pasti takut dosa.
Pacaran (hubungan haram tanpa akad nikah) adalah JALAN TOL menuju PRAKTEK ZINA.

“Dan janganlah kalian mendekati zina;

Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)
sekedar MENDEKATI ZINA pun dilarang, apalagi benar-benar BERZINA !

Pacaran bisa menyebabkan:

-hilangnya keperawanan
-kehamilan sebelum menikah
-menggugurkan kandungan/aborsi
-melahirkan diluar nikah
-kegalauan
-hancurnya masa depan
-dosa menumpuk
-menghabiskan waktu sia-sia

mohon maaf mbak..
jangan mau kalo diajak pacaran,
paling cuma mau diajak zina sama pacarmu ...

Muslimah yang cerdas itu
menolak dipacari
tapi bersedia dinikahi
oleh lelaki yang sholeh dan cocok dengannya.

Nb: lelaki sholeh tentu tidak akan mengajak muslimah untuk berpacaran. :D